JAKARTA, reggaeindonesia.co.id - Queen of Reggae Indonesia, Nath The Lions kembali menyapa penikmat musik dengan single terbaru bertajuk Gel...
JAKARTA, reggaeindonesia.co.id - Queen of Reggae Indonesia, Nath The Lions kembali menyapa penikmat musik dengan single terbaru bertajuk Gelisah. Single ini resmi dirilis dan sudah dapat diputar di seluruh digital streaming platform, sementara video klipnya segera dapat ditonton di kanal YouTube Nath The Lions TV. Kehadiran Gelisah menjadi penanda eksistensi Nath The Lions yang konsisten di jalur reggae.
Setelah karya-karya sebelumnya, Sista Nath kini hadir dengan warna yang lebih dewasa dan emosional, namun tetap berakar pada identitas reggae roots. Secara tema, Gelisah menceritakan tentang perasaan rindu yang mendalam dan keinginan untuk mengulang kembali kenangan manis saat bersama orang terkasih. Tema universal ini dikemas dengan cara yang puitis.
Cerita itu dibuka dengan lirik Ku rangkai syair tentangmu, esok hari embun kan kembali / Ku tuliskan lagu untukmu, oh sekalipun malam menunggu pagi yang bait itu menggambarkan kerinduan yang tidak lekang oleh waktu, meski malam harus menunggu pagi. Lagu kemudian masuk ke inti kegelisahan, Saat angin menembus awan, gelisah datang di kesendirian / Kala bintang menemani bulan, irama rindu bagai nyanyian yang selaras dengan nuansa malam, bintang, dan kesan melankolis yang syahdu.
Puncaknya ada pada bagian reff yang menjadi hook utama yang diperkuat dengan bridge Entah harus dari mana ku mulai cerita / Kau tanamkan mawar di dalam mimpi. Secara produksi, lagu ini dikerjakan di Studio Rumah Singa. Suma Keytouch dipercaya sebagai Music Director yang menentukan aransemen lagu, tempo, dinamika, dan pembagian kord, sementara Sista Nath mengatur melodi, ritme, dan harmoni.
Gelisah saya tulis dari ruang paling jujur di hati saya. Tentang malam-malam sepi ketika rindu itu datang tanpa permisi. Saya ingin pendengar tahu bahwa gelisah karena rindu itu wajar, dan lewat lagu ini kita bisa merayakan rindu itu dengan cara yang indah, bukan dengan air mata saja," kata Nath The Lions.
Kekuatan musik Gelisah juga terletak pada isian instrumen yang solid. Bram Syamsu selaku drummer membuat pola iringan, variasi, fill-in, serta bagian intro dan outro yang dinamis, menjadi fondasi groove reggae yang kuat. Sementara itu, sentuhan 'bunga-bunga bass' dari Jomo Santoso memberikan nyawa pada lagu ini. Ia bersama formasi lainnya bermain di area reggae roots rock beat up dengan harmonisasi yang catchy dan mudah diingat.
Gelisah menawarkan tempo medium-slow yang berbeda dari single upbeat Nath sebelumnya. Lagu ini mengalir pelan seperti nyanyian malam, sangat cocok untuk menemani pendengar yang sedang dalam fase merenung. Lagu ini dirilis secara independen di bawah naungan Rumah Singa dan didistribusikan melalui SoundOn ID, sehingga pendengar dapat mengaksesnya di Spotify, Apple Music, YouTube Music, TikTok Music, dan platform lainnya.
Lewat Gelisah, Nath The Lions ingin menegaskan bahwa musik reggae tidak hanya bicara tentang semangat dan kritik sosial, tetapi juga bisa menjadi medium yang sangat personal untuk bercerita tentang cinta, kehilangan, dan kerinduan. Bagi komunitas musik reggae, single ini menjadi pengobat rindu yang telah lama dinantikan, sekaligus bukti bahwa Sista Nath tetap konsisten sebagai Queen of Reggae Indonesia.




