YOGYAKARTA, reggaeindonesia.co.id - Perjalanan unit ska asal Malaysia, Moda Moody dimulai dari Milli Sayidan, Sabtu (1/8/2026) malam yang ta...
YOGYAKARTA, reggaeindonesia.co.id - Perjalanan unit ska asal Malaysia, Moda Moody dimulai dari Milli Sayidan, Sabtu (1/8/2026) malam yang tampil dalam Pemanasan Menjelang Vista Fest 2026 mengawali beberapa kota yang siap mengajak berdansa.
Dresscode jingga mewarnai panggung memberi warna sejuk, dibantu beberapa musisi asal Malang dan Purwokerto membuat suasana lebih ramai.
Usai Udin Armstrong membuka acara, segera Moda Moody bersiap di atas panggung. Gadis jadi lagu pembuka dan berlanjut dengan Ska & Reggae. Tidak menunggu waktu lama, lagu milik Sheila Majid, Sinaran jadi daftar lagu ketiga.
Memasuki lagu keempat yang ada di Extended Play (EP) Rekam Jejak yang dirilis Agustus 2025 lalu dibawah naungan DoggyHouse Records berjudul Rindu Dihembus Bayu, Matahari, dan Bodoh.
Semua lagu direkam di Purwokerto dan Denny Frust sebagai music director, kurang lebih sebulan kita rekaman dan hasilnya kami sangat puas," kata gitaris Moda Moody, Ashley Gibson saat berbincang dengan reggaeindonesia.co.id di Warung Heru.
Pertunjukan ditutup dengan cover Kopi Dangdut dimana lagu tersebut menjadi lagu yang diimpikan untuk dibawakan sang vokalis, Mell Malik. Suasana ceria dan upbeat di atas panggung membuat lantai dansa pun turut terbagi energinya.
Penampilan Moda Moody di Milli Sayidan mengawali perjalanan yang esoknya akan ke Solo, berlanjut di Purwokerto pada 5 Agustus 2026 dan ditutup di Jakarta ada 8 Agustus 2026.
Sebagai informasi, rangkaian tour dari Moda Moody merupakan hasil kolaborasi lintas negara skena musik dari album Rekam Jejak yang dirilis label independen asal Yogyakarta, DoggyHouse Records, dimana Denny Frust, sebagai music director dalam proses penggarapan EP tersebut.
Band yang terbentuk di Kuala Lumpur pada 2007 itu kini diperkuat Mell Malik (vokal), Ashley Gibson (gitar), Aliph (gitar), Mieenang69 (bass), J'Rowl (drum), dan Meer Dean (keyboard). Dalam bermusik, mereka memadukan unsur ska, reggae, dan indie yang dipengaruhi budaya lokal maupun global.




